Penyanggahan
Kekecewaan
Oleh
: pustakaperdu
#8.
Sampai detik ini,
belum pernah ku rasakan sesepi ini.
Tak ada satu
wajahpun yang bisa diajak berbagi.
Aku di lingkaran
kalut selepas seorang kabar datang menyapa dari kampung.
Katanya Ibu
sudah kepalang rindu di tepi tidur.
Tentu saja terbitlah
air mata seorang kelana.
Salahku sendiri,
memilih negeri lain buat merangkai kata.
Jauh dari rumah,
di kolong kaki langit, di mulut pintu hati seorang wanita.
Aku terlalu
percaya bahwa akan bisa hidup di garapan karanganku.
Aku terlalu
percaya bahwa akan ada cinta lain di halaman tulisanku.
Aku terlalu
percaya bahwa ia akan suka untuk tidur berselimut puisi – puisiku.
Dan nampaknya
aku terlalu percaya akan itu Bu.
Padahal mungkin
tak ada yang bisa menerimaku sebaik kamu.
Maaf Ibu, Telah
ku sempurnakan sakitmu lewat ke-khawatiranmu.

0 comments
Tambahkan Komentar Anda