Untuk Usiamu
Oleh : pustakaperdu
#18.
1/
Berbicara tentang angka.
Kita berdiri terpaku di
mulut prasangka.
2/
Tepat setelah matahari
terbenam.
Kita masih mencari kata –
kata untuk ditanam.
3/
Redup bulan di kesunyian.
Kita masih mencari makna
arkian.
4/
Sedang bintang tersenyum
cerlang.
Kita pun merayakan detik –
detik usia melayang.
5/
Berbicara tentang angka.
Telah gugur satu angka
usia, tumbuh pula usia berikutnya.
6/
Pasang surut alunan waktu.
Kita denyut nadi yang
masih bisa melaju.
7/
Derap rapat di lintasan
hari.
Kita semua akan kembali
dan berbegas pergi.
8/
Bukan semata perihal
dikurang atau ditambah.
Bila nanti dunia sedang
tak ramah.
9/
Tanda tanya menerbitkan
pertanyaan.
Jangan sampai dia
mengambil senyuman.
10/
Sang pereka cipta bukan
maksud merayu.
Dia yang paling mengerti
bagaimana harus menjaga matamu.
11/
Atas nama Sang pereka
cipta.
Hidup bukan hanya tentang
angka.
12/
Kau dara di tepi api ingin.
Meminta agar tak berdiang
di abu yang dingin.
13/
Bayu biru menciptakan rindu.
Biar kita dikutuk selamanya menjadi perindu.
Sampai masing – masing
kita kembali menjadi debu.

0 comments
Tambahkan Komentar Anda