Kanalidiksi

Kanalidiksi
Oleh : pustakaperdu

#24.

Kapan kau akan melagu sepi – sepi lagi.

Setelah tiada hari kau lewati tanpa sekalipun berhenti.

Aku membayangkan kau datang malam ini.

Menarikan tarian mistis sebelum tubuhku terkulai.

Di tangan mu belati, tak lagi tajam namun cukup sanggup membunuhku seorang diri.

Maka tak perlu aku memasang muka belas asih, karena kau takkan pernah sekalipun bersimpati.

 

Dan lengkaplah sudah, takkan lagi ku resah atas ujung perjalanan ini.

Bukankah setiap kita akan dan telah melewati. 

Puncak tertinggi dari kehidupan adalah kematian. Membuat kita menyentuh keabadian.

 

0 comments

Tambahkan Komentar Anda

 
Copyright © 2012 PUSTAKA PERDU ~ Template By : Jasriman Sukri

Kamu bisa menulis deskripsi disini