Rumah kita




"Pantai disini masih sama, langit dan batas horizon masih sama, yang berbeda hanya dengan siapa aku melihatnya sekarang" Kata mu.

Selamat pagi tuan pemilik singgasana hatiku.Terimakasih pagi ini, kamu membawa aku ke tempat yang dulu pernah kamu suka. Sebenarnya aku tidak mempermasalahkan dengan siapa dulu kamu mengunjungi tempat ini. Karena sungguh, aku berterima kasih padamu saat ini, sudah menjadikan aku bagian hidupmu yang sekarang. Jika aku seperti rumah yang kamu hendaki untuk tinggal, aku akan berusaha bersama sama mewujudkan nya.

Nanti kita akan membangun rumah yang nyaman, rumah yang membuat masing-masing kita ingin tinggal, bukan meninggalkan. Asal kamu tahu, aku berasal bukan dari rumah yang bagus sekali. Ada banyak kehilangan yang menahun dalam rumahku. Tulang rusuk berperan ganda, karena yang pergi hanya meninggalkan duka. Perlakuan yang kurang adil saat itu membuat aku menjadi pribadi yang terus pergi penasaran, asal bisa keluar dari rumah tersebut. Sungguh, aku tidak mau membangun rumah yang sama nanti bersamamu. Karena aku percaya kamu dan aku saat ini akan lebih dewasa untuk tidak melukai siapapun saat kita memang harus terluka.

Aku mengakuinya, aku tidak sempurna, bahkan pernah kuminta kamu untuk tidak perlu susah-susah mempelajari perempuan seperti aku. Karena pernah berkenalan dengan mu aku sudah sangat bersyukur. Namun apa? Kamu memutuskan untuk menetap. Dan harus aku akui, aku mencintaimu dan ingin terus bersamamu. Membangun rumah yang kita inginkan memang tidak mudah, tapi dengan saling percaya, saya rasa akan jauh lebih mudah. Kita tidak perlu saling berjanji untuk selalu setia di sisi, karena kita juga pasti akan pergi. Kita hanya perlu saling berjanji sama Tuhan akan menyayangi sampai batas sanggup kita. Kita meminta agar Dia terus melimpahkan tawa kelakar di rumah kita, kamu si ayah yang melindungi putrimu, aku si bunda yang di cintai putraku. Kita dan anak-anak kita.

Rumah putih sederhana, di pinggir pantai. Impianku.

0 comments

Tambahkan Komentar Anda

 
Copyright © 2012 PUSTAKA PERDU ~ Template By : Jasriman Sukri

Kamu bisa menulis deskripsi disini