Kulminasi


Kulminasi
Oleh : pustakaperdu
#3.
Di bidang jejal dunia.
Tempat udara, cahaya, air, tanah dan segala yang diciptakan lebih dari sekedar untuk bereproduksi.
Ketika perdu mencuri sepasang mata jantan. Tak cuma itu, ada juga sepasang daun telinga, sepasang kaki dan juga sepasang lengan.
Inilah dia kisah Si musafir hati, yang selalu memposisikan diri sebagai korban. Padahal, ia secara suka rela memilih menjadi seorang tawanan.

Menurut empunya.
Perdu itu hanyalah setangkai mawar, yang berbunga ranum tanpa racun dan hanya punya beberapa duri kecil. 
Takkan menyakiti bila hanya sekedar diamati. Bisa saja melukai bila ingin dimiliki.
Dia tidak menyarankan untuk serta merta menjauhi, ia hanya berpesan untuk lebih berhati-hati. Sebab bisa jadi perdu itu hanya berbunga sekali. Selang kemudian, ia pun layu dan akan mati.

0 comments

Tambahkan Komentar Anda

 
Copyright © 2012 PUSTAKA PERDU ~ Template By : Jasriman Sukri

Kamu bisa menulis deskripsi disini