Seorang Gadis Dalam Tidurnya


Seorang Gadis Dalam Tidurnya
Oleh : pustakaperdu
#11.
Tidurlah kau di sampingku.
Dengan senyum dan sikap yang santun.
Mendengarkan aku membaca lantunan syair.
Konon katanya syair ini akan membuat jalanmu nanti tenang.

Tanpa direncanakan sebelumnya.
Mata air terbit dari sepasang mataku.
Meluap, mengalir ke garis wajahku.
Tadi pagi aku masih bertanya : “ Bagaimana tidurmu semalam ?”
Pertanyanyaan yang sama tidak akan lagi kau jawab esok pagi.

Untuk jiwa yang ditinggal mati.
Ini tak serupa maskumambang.
Sebagai teman, kau pasti tahu aku akan baik-baik saja di sini.
Tetap bersyair, sesekali mentas membacakan puisi, yang kau tidak tahu adalah sekarang aku sedang mencari busana yang paling pantas untuk hadir di pesta pemakamanmu.

“Masihkah sebagai seorang teman ?”

0 comments

Tambahkan Komentar Anda

 
Copyright © 2012 PUSTAKA PERDU ~ Template By : Jasriman Sukri

Kamu bisa menulis deskripsi disini